Minggu, 05 Juni 2016

Sejarah Singkat & Musyawarah Komisariat ke II IMM UMI Makassar


Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar yang pada awalnya hanya memiliki satu komisariat dikarenakan minimnya kader, namun seiring berjalannya waktu kader IMM UMI Makassar semakin bertambah jumlahnya. Ini tidak terlepas dari usaha dan kerja keras Ketua Umum IMMawan Muh Basri Lampe dengan jajarannya. Berdasarkan pembacaan kondisi komisariat, pengurus/pimpinan berinisiatif memekarkan komisariat UMI menjadi II komisariat yaitu komisaria Fakultas Agama Islam dan Fakultas Hukum. inisiatif itu disambut baik oleh PC IMM Kota Makassar, pemekaran ini akan menambah jumlah komisariat IMM di Kota Makassar menjadi 24 komisariat yang awalnya berjumlah 23 komisariat yang menyebar di setiap Peguruan Tinggi Muhammadiyah (Universitas Muhammadiyah Makassar, ANAKES Muhammadiyah Makassar, AKPER Muhammadiyah Makassar , ATRO Muhammadiyah Makassar , ATEM Muhammadiyah Makassar, AKBID Muhammadiyah Makassar), maupun perguruan Tinggi non Muhammadiyah (Universita Hasanuddin, Universitas Negri Makasar dan Universitas Indonesia Timur)
                Pada musyawarah Komisariat II UMI Makasar yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 4-5 Juni 2016  di Pusat Dakwah Isalam Muhammadiyah (PUSDIM) Kota Makassar pemekaran komisariat benar-benar terealisai. Pada musyawarah kali ini mungkin agak berbeda dengan musyawarah komisariat pada umumnya. Seyogyanya setiap musyawarah komisariat hanya satu orang yang diamanahkan menjadi Ketua Umum namun kali ini ada dua Ketua Umum yang terpilih.
Hasil Musyawah Komisariat Uniuvesitas Muslim Indonesi  (UMI) Makasar  Sabtu-Minggu, 4-5 juni 2016 IMMawan Muh Arif Wansyah diamanahkan menahkodai PiKom IMM Fakultas Hukum dan IMMawati Sitti Fatima menahkodai PiKom IMM Fakultas Agama Islam selama satu periode kedepan (2016-2017).

Kerangan Foto
Kanan IMMawan Muh Arif Wansyah, Tengah IMMawan Muh Basri Lampe (Ketua Umum demisioner), Kiri IMMawati Sitti Fatima 

0 komentar:

Posting Komentar