This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 Juni 2016

Morfologi Bakteri


Berdasarkan bentuk morfologinya, maka bakteri dapat dibagi atas tiga golongan, yaitu golongan basil, golongan kokus, dan golongan spirilium
  1. Basil (bacillus) berbentuk serupa tongkat pendek, silindris. Sebagian besar bakteri berupa basil. Basil dapat berupa bergandeng-gandengan panjang, bergandeng dua-dua, atau terlepas satu sama lain. Yang bergandeng-gandengan panjang disebut streptobasil, yang dua-dua disebut diplobasil. Ujung-ujung hasil yang terlepas satu sama lain itu tumpu, sedangkan ujung-ujung yang masih bergandeng-gandengan itu tajam
  2. Kokus (coccus) adalah bakteri yang bentuknya serupa bola-bola kecil. Kokus ada yang bergandeng-gandengan panjang serupa tali leher, disebut streptococcus; ada yang bergandeng dua-dua, ini disebut diplococcus; ada yang mengelompok empat, ini disebut tetracoccus; kokus yang mengelompok merupakan suatu untaian disebut stafilokokus; sedangkan kokus yang mengelompok serupa kubus disebut sarsina
  3. Spiral (spirilium) ialah bakteri yang bengkok atau berbengkok-bengkok serupa spiral. Bakteri yang berbentuk spiral itu tidak banyak terdapat. Golongan ini merupakan golongan yang paling kecil, jika dibandingkan dengan golongan kokus maupun basil
Sumber: Dwidjoseputro, D. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Penerbit Djambatan, Jakarta.

Struktur Bakteri


Dinding sel bakteri yang kaku dapat mempertahankan bentuk dan melindungi bakteri dari perubahan tekanan osmotik antara sel dengan lingkungannya. Berbagai struktur sel yang penting antara lain:
  1. Kapsul; merupakan struktur polisakarida longgar yang melindungi sel dari fagositosis dan dedikasi (kekeringan)
  2. Lipopolisakarida; melindungi bakteri gram negatif dari lisis yang diperantarai oleh komplemen
  3. Fimbria atau pilus; bulu-bulu tipis kusus yang membantu adesi ke sel penjamu dan kolonisasi
  4. Flagel; organ penggerak bakteri, membuat organisme mampu untuk menemukan sumber nutrisi dan menembus mukus penjamu
  5. Lendir; materi polisakarida yang disekresikan oleh beberapa bakteri yang tumbuh dalam lapisan biofilm, melindungi organisme tersebut dari serangan imunitas dan eradikasi oleh antibiotik
  6. Spora; suatu bentuk yang inert secara metabolik, dipicu oleh kondisi lingkungan yang tidak cocok, sebagai adaptasi untuk kelangsungan hidup jangka panjang, sehingga memungkinkan bakteri untuk kelangsungan hidup pada kondisi yang sesuai
Sumber: Irianto, K. 2014. Bakteriologi, Mikologi & Virologi. Penerbit Alfabeta, Bandung.

Sejarah Singkat & Musyawarah Komisariat ke II IMM UMI Makassar


Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar yang pada awalnya hanya memiliki satu komisariat dikarenakan minimnya kader, namun seiring berjalannya waktu kader IMM UMI Makassar semakin bertambah jumlahnya. Ini tidak terlepas dari usaha dan kerja keras Ketua Umum IMMawan Muh Basri Lampe dengan jajarannya. Berdasarkan pembacaan kondisi komisariat, pengurus/pimpinan berinisiatif memekarkan komisariat UMI menjadi II komisariat yaitu komisaria Fakultas Agama Islam dan Fakultas Hukum. inisiatif itu disambut baik oleh PC IMM Kota Makassar, pemekaran ini akan menambah jumlah komisariat IMM di Kota Makassar menjadi 24 komisariat yang awalnya berjumlah 23 komisariat yang menyebar di setiap Peguruan Tinggi Muhammadiyah (Universitas Muhammadiyah Makassar, ANAKES Muhammadiyah Makassar, AKPER Muhammadiyah Makassar , ATRO Muhammadiyah Makassar , ATEM Muhammadiyah Makassar, AKBID Muhammadiyah Makassar), maupun perguruan Tinggi non Muhammadiyah (Universita Hasanuddin, Universitas Negri Makasar dan Universitas Indonesia Timur)
                Pada musyawarah Komisariat II UMI Makasar yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 4-5 Juni 2016  di Pusat Dakwah Isalam Muhammadiyah (PUSDIM) Kota Makassar pemekaran komisariat benar-benar terealisai. Pada musyawarah kali ini mungkin agak berbeda dengan musyawarah komisariat pada umumnya. Seyogyanya setiap musyawarah komisariat hanya satu orang yang diamanahkan menjadi Ketua Umum namun kali ini ada dua Ketua Umum yang terpilih.
Hasil Musyawah Komisariat Uniuvesitas Muslim Indonesi  (UMI) Makasar  Sabtu-Minggu, 4-5 juni 2016 IMMawan Muh Arif Wansyah diamanahkan menahkodai PiKom IMM Fakultas Hukum dan IMMawati Sitti Fatima menahkodai PiKom IMM Fakultas Agama Islam selama satu periode kedepan (2016-2017).

Kerangan Foto
Kanan IMMawan Muh Arif Wansyah, Tengah IMMawan Muh Basri Lampe (Ketua Umum demisioner), Kiri IMMawati Sitti Fatima 

Kamis, 26 Mei 2016

Muhammad Solihin Terpilih Sebagai 13 Formatur Muktamar VXII DPP IMM di Jakarta 2016



Kakanda IMMawan Muhammad Solihin S terpilih sebagai formatur 13 memakili DPD IMM Sulawesi Selatan dengan jumlah suara 295
Berikut Track Record Kakanda IMMawan Muhammad Solihin S
=>Ketua PiKom IMM FH UNHAS (Demisioner)
=>Ketua Korkom IMM UNHAS (Demisioner)
=>Ketua PC. IMM Kota Makassar - Bidang Keilmuan (Demisioner)
=>Ketua DPD IMM SULSELBAR - Bidang Hikmah (Demisioner)

Beliau juga Mendirikan beberapa Kelompok/Komunitas Semasa/Sesudah Jabatannya, Untuk Menunjang Kapasitas Kader Yg Sesuai dengan Tuntutan Realita. 
Bagi Beliau, Jabatan bukanlah akhir untuk berkarya,.

=>Ketua Pusat Advokasi dan Kajian Aspirasi Rakyat PC. IMM Kota Makassar
=>Head Master of Paradigm School IMM Kota Makassar
=>Inisiator Majelis Taurat

"JIHAD KONSTITUSI adalah Orientasi Beliau Untuk IMM Berkemajuan"

Hasil Perhitungan Suara Pemilihan 13 Formatur Muktamar XVII DPP IMM di Jakarta 2016


Hasil perhitungan Suara Muktamar DPP IMM XVII di jakarta
Nama                  Suara
1. Hussain               510
2. Qafi Romula        459
3. Amirullah            388
4. Abdan Syakura  384
5. Ratu Syaifa       379
6. Eka Putra           364
7. Taufan                 359
8. Ela                       344
9. Marno                  342
10. Qadar Risman   333
11. Ali Mutohirin       304
12. Imam Mahdi      301
13. M. sholihin         295
14. Dedi Irawan        288
15. Firman Mustafa 276
16. Irfan                    275
17. Apridon               272
18. Maulana             263
19. Ahmad                261
20. Asrizal Nasri       258